Friday, June 13, 2008

Dongeng Tentang Si Penghambur Harta...

Begini, akhir-akhir ini keluarga gue ngegosipin seseorang di Yogyakarta sana. Gue gak tau tampangnya, gak tau namanya, gak tau orangnya kayak apa, tapi yang jelas dia adalah temennya sodara gue.

Ini cerita nyata... hehehe. Dan semoga jadi renungan buat kita semua...

*PENDONGENG MODE ON*

Ehem ehem *menyiapkan tenggorokan* jadi ceritanya gue mau nyeritain ke blogger-blogger semua tentang sebuah cerita nyata pengantar tidur...

Siapkan selimut, bantal, susu, dan jangan lupa cuci kaki, cuci tangan, plus cuci muka dulu ya...


-------------------------
Alkisah...


Di sebuah kota bernama Yogyakarta, tinggal seorang wanita. Wanita ini menikah dengan Sang Pria yang orangtuanya kaya raya. Mereka hidup berkecukupan dan cenderung kaya. Konon, mertua si Wanita mempunya harta yang banyak... Tanahnya ada dimana-mana, juragan tanah, dan surat-surat tanah tersebut sebagian berada di tangan sang Wanita dan Sang Pria sekarang.


Sang Pria tidak bekerja. Kenapa tidak bekerja? Ah, entahlah. Mungkin dia pikir harta orang tuanya akan cukup menghidupinya. Mereka pun belum punya anak. Selama ini yang memegang harta adalah sang Wanita. Mereka berfoya-foya, terutama si Wanita.


Wanita ini menghamburkan uangnya begitu saja. Membeli barang-barang mahal, dan cenderung tidak berguna. Menyombongkannya di depan teman-temannya. Ia bergaul dengan orang-orang “kaum atas” dan merasa dirinya socialite... Ia tidak pernah berfikir seandainya hartanya abis. Karena pasti, suatu saat akan habis.


Dia rajin ibadah ke Gereja, bahkan menjadi pengurus keuangannya. Tapi ada yang salah, uang itu dikorupsi olehnya, sampai ratusan juta. Untuk apa? Tentu untuk berfoya-foya. Membeli bermacam-macam barang branded, membeli anjing mahal, dan lain-lain. Sampai pada akhirnya, tindakannya itu diketahui oleh pihak Gereja. Tentu pihak Gereja menjadi murka. Dan si Wanita tidak mengembalikan uangnya, sudah habis katanya. Habis untuk dihamburkan kesana, dihamburkan kesini, beli barang-barang yang tidak berguna, bla bla bla dan bla.


Sesaat kesalahan dia di Gereja menjadi terlupakan. Ia memang berjanji untuk mengembalikannya. Tapi uang ratusan juta yang sudah ia korupsi perlahan memang menjadi habis. Si Wanita mulai menjual surat-surat tanah yang dimiliki mertuanya. Jual dan terus menjual... Uangnya tidak ia pakai untuk memulai usaha atau mengganti kerugian Gereja. Uangnya dipakai untuk... foya-foya! Lagi!


Citra dirinya di masyarakat bercampur-campur. Ia pernah masuk majalah lokal, menjadi tokoh teladan. Entah teladan dalam hal apa. Tapi, perbuatan korupsinya juga sudah menjadi rahasia umum di masyarakat.


Harta yang dimiliki si Wanita akhirnya habis. Ia kelabakan, tentu. Apalagi hutangnya pada Gereja belum dibayar. Ia mulai mengunjungi satu persatu teman-teman yang dikenalnya untuk meminjam uang, sekedar untuk penyambung hidup. Kemana suaminya? Sang Pria tetap tidak bekerja, sepertinya menetap dengan orang tuanya. Tidak mau ikut campur.


Konon Si Wanita pernah meminjam uang seratus ribu rupiah kepada tukang jamu di dekat rumahnya. Setelah ditanya untuk apa, ternyata untuk makanan anjingnya. Hidupnya cukup luntang-lantung, tapi ia tidak berniat merubah gaya hidupnya. Tetap foya-foya, pesta malam ini padahal esok hari tidak tau mau makan apa. Setiap orang menegurnya, tapi ia seakan tidak mendengar.


Lalu, di keterpurukan itu, ternyata harta mertuanya ia dapatkan lagi. Tanah lagi untuk dijual. Ia dapat uang, sekitar 2 milyar.


Tapi ia tidak kunjung berubah. Tetap seperti itu... uangnya ia hamburkan, hamburkan, dan hamburkan lagi. Mungkin 10 juta sehari tidak akan cukup untuknya.


Si Wanita tidak memberikan sedikit dari 2 milyar itu untuk mengganti uang korupsinya di Gereja. Gereja sepertinya akan menempuh jalur hukum, yang sudah pasti yang akan kalah adalah si Wanita.


Kita hanya menunggu... Seberapa jauh ia akan bertahan seperti itu. Orang-orang yang tidak pernah sadar...

-------------------------

Dongeng selesai adik-adik, sekarang tidur ya...

34 comments:

  1. wah itu dia, bedanya orang kaya dari jerih payah sendiri sama orang kaya yang dari warisan ortu.. biasanya sih gak memikirkan masa depan, cukup berpikir sekarang aja dan berfoya2..

    btw parah amat yah, udah tajir kok masih korupsi uang gereja.. wah dosanya dobel tuh..

    ReplyDelete
  2. dongeng dari mana tuh ? kok akhirnya gantung ?

    ReplyDelete
  3. @ridu : iya, kaya yang turunan sama kaya yang dirintis dari bawah beda banget ... ho oh, dosanya triple forpel fivepel apel apel

    @cynthia : bukan dongeng sih, sebenernya crita nyata, baca atuh dari atas! gantung karena, SAAT INI baru sampe situ kejadiannya ...

    ReplyDelete
  4. Bbeehh..
    Masi ada aja yah org ky gt..
    Gw pikir dsinetron duank..
    Jajan apa yah dy ngabisin 10jeti shari??

    ReplyDelete
  5. weew..
    hedon skali dia yak..
    emang sih ada orang kaya' gitu..

    10 juta sehari..
    hmm...brapa bulan yak gw baru bisa dapet duit sgitu?hahahaha...

    ReplyDelete
  6. waaaa itu ko iseng banget banyak duit malah beli anjing, haha bukannya beli yang laen aja yang lebih berguna kaya burgerking, jco, ya kan pam ? stuju ga ? hehe

    ReplyDelete
  7. @achie : mmm beli barang branded mgkn... nraktir temen2nya... hehehehe

    @dhimaskeren : hedon apaan ya mon? *goblok mode on*

    @benazio : huahahaha lo gak ngejek gw kan ben?? mending dibeliin laptop canggih aja huhuhuhu

    ReplyDelete
  8. Kisah nyata yah?? Paams bisa aja dibuat jadi dongeng.

    Tolong yang baca ini dijadikan pembelajaran. Jangan dicontoh gaya hidup seperti itu.

    Lanjut paams....

    ReplyDelete
  9. wuidih..
    mantep ya..
    amit2 deh kayak gitu..

    ReplyDelete
  10. aDA CERITA YANG LAIN..BELUM NGATUK NIH?

    ReplyDelete
  11. ZZZZZzzzzzZZZZzzzzzZZZZzzz,......





    *ambil selimut*
    tambah dingin euy

    ReplyDelete
  12. duh? kok minjemnya sama tukang jamu? apa tukang jamunya susah? kalo iya keterlaluan...

    ReplyDelete
  13. ini bukan kumpulan cerita di "membuat cerita dari 5 kata - rumahbloger.com" kan ??? :D

    ReplyDelete
  14. alamatnya dimana paams?
    biar gw kasih plajaran tu orang

    *pelajaran matematika, berhitung maksudnya..* :D

    ReplyDelete
  15. [don danang] he eh kisah nyata... hohoho yoi jangan dicontoh ya adik2! Dont try this at home! try this at mal!hehehe

    [diaz] jangan gitu lho ya yaz :D

    [tyo gaptek] wekk emang gw pikirin lu blon ngantuk!

    [ironepux] huehehehe indonesia dingin??

    [nrl] hmm ada kah tukang jamu yang tajir?? buat makanan anjing lho! buset

    [tifani or dinda] yoiii

    [masmoemet]huehehehe :p ya bukan atuuh ..

    [franciska dyah] gak tau alamatnya.. pkoknya di yogya sana, huhuhu. kayak apa orangnya aja gak tau,,

    ReplyDelete
  16. paams berubah profesi jadi pendongeng.. kenapa beli anjing? gak beli gorengan gitu? 1oo juta bisa dapet brapa pisang goreng ya? wekekeke

    ReplyDelete
  17. hoo ceritanya begituu toh.. adik2 jangan tiru si wanita itu yah..! pertanyaan gue, kenapa minjemnya ama tukang jamu yah? huehehe

    ReplyDelete
  18. kok gw ga ngantuk ya paams??

    itu ngomongin sapa sih..
    jangan2 ngomongin diri sendiri lagih

    ReplyDelete
  19. entar gak dilanjutin ampe episot 998 kan?

    ReplyDelete
  20. jadi pengen tau.. klo dia mati ntar masi ada yang mau dateng ga ya?
    bukan berarti ngedoain dia cepet mati lho..

    ReplyDelete
  21. Buongiorno! Kami mengundang teman-teman semua untuk
    menghadiri acara peluncuran buku
    Ciao Italia!: Catatan Petualangan Empat Musim
    pada tanggal 17 Juni 2008, pukul 2 siang yang bertempat di
    Institut Kebudayaan Italia:
    Jl. HOS Cokroaminoto 117, Menteng-Jakarta Pusat
    (depan Izzi Pizza Menteng)

    Pembicara:
    - Gama Harjono (Penulis Ciao Italia!)
    - Pembicara tamu

    Acara akan diisi dengan bedah buku dan presentasi mahasiswa
    Indonesia tentang pengalaman selama kuliah di Italia.


    NB: Dapatkan penawaran khusus pada saat launching, diskon 20%, bagi yang berminat
    mendapatkan buku Ciao ITALIA!



    *** *** ***


    Ciao Italia: Catatan Petualangan Empat Musim
    Penulis: Gama Harjono
    Penerbit: Gagasmedia, 2008

    Apakah berkeliling Eropa salah satu impianmu? Atau bersekolah di luar negeri dan bergaul dengan teman-teman baru yang selalu haus petualangan? Buku ini mengajakmu untuk melewati ruang-ruang kelas universitas di Italia, galeri seni ternama, sampai pesta-pesta mahasiswa Eropa yang seru.

    "Ciao Italia" akan membawamu menikmati tempat-tempat di pelosok Mediterania, mulai dari kota metropolis berusia lebih dari dua milenium hingga desa terpencil yang menyimpan banyak harta karun seni dan kejutan tak terduga (buktikan dengan foto-fotonya yang fantastis). Plus tip backpacking ekonomis: mendapat akomodasi gratis di Eropa, mencari tiket, hostel dan makanan murah selama perjalanan.

    Setiap kisah dan suka-duka saat berusaha mengenal Italia, ditoreh dengan sebuah kejujuran dari seseorang yang akhirnya terlalu mencintai negeri Pasta ini.

    ReplyDelete
  22. Ummm........ Gw tau siapa yg ngabisin makanan gw neh!!!!!!!!!!
    Ternyata makanan gw dicuri ma dia buat makan Anjingnya!<----GARINK Mode-ON!!!!!

    ReplyDelete
  23. wah!!! 2 milyar bok!!!!!!
    buat gw aja laaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!! mauuuuuuuuuuuuuuuuuu!!! hehehehehehehe...

    ReplyDelete
  24. hei salam kenal, iya gw anak labs...kemaren ada acara inlabs. cup gitu deh. hehe.

    ReplyDelete
  25. hei salam kenal, iya gw anak labs...kemaren ada acara inlabs. cup gitu deh. hehe.

    ReplyDelete
  26. hei salam kenal, iya gw anak labs...kemaren ada acara inlabs. cup gitu deh. hehe.

    ReplyDelete
  27. wah..
    bruntung sekali sang anjing ituh..
    wahahahhaha

    ReplyDelete
  28. [maudi] huhahaha anjingnya mgkn ras bagus... jadi buat gaya gituh .. BUSET! mau mabok pisang goreng luu?hahaha.

    [inda] kan cuma salah satu contohnya mbak .. hhehehe. dia minjem kesemuaorang yang dikenal.. trmasuk tkang jamu itu!

    [slugger] wekk ya nggaklah.. gw belon bersuami!!

    [tandodol] ini kan bukan sinetron ... huhuhu..

    [presy_l] ada kali yah ... temen2 socialite nya gitu?

    [ciao italia] kok ini malah ngiklan -_-

    [beruanggila] apa sih nih beruang gak jelas! hahaha kebanyakan mikirin bena luu! wakaka

    [niarama] gw juga mau! hahahaha!

    [ayaelectro] komennya gak usah 3 kali atuh mbak .. huhuh

    [ulan] yuk .. met tidur!

    [shintung] hohoho iya ya.. bruntung anjingnya... *kok kesannya ngiri ya*

    [ngga] hehehe iya ... nanti kalo kluarga mulai crita2 lagi tak critain deh..

    ReplyDelete
  29. bujug.minjem duit tukang jamu cuman buat ngasih makan anjing?ckckckc..

    ini kisah nyata?yuk kita bikin pilemnya.hehe

    ReplyDelete
  30. Anjingnya dikasih jamu?
    Kok minjem sama tukang jamu?
    Kalo saia pinjem sama tukang gorengan.
    Huahahahaha!!

    ReplyDelete